Obat Kanker Hati

Tumpas Kanker Tanpa Operasi

Diagnosis Kanker Hati

Orang-orang yang lebih berisiko mengidap kanker hati perlu menjalani pemeriksaan secara berkala. Umumnya anda akan menjalani pemeriksaan sebagai berikut.

Pemantauan untuk Mendeteksi Kanker Hati

Jika anda termasuk kelompok orang yang berisiko tinggi mengidap kanker hati seperti penderita sirosis, disarankan untuk melakukan pemeriksaan berkala setiap enam bulan sekali.

Pemeriksaan biasanya melalui dua tahap, yaitu tes darah dan ultrasonografi (USG). Tes darah berfungsi untuk mendeteksi ada atau tidak adanya protein di dalam darah yang disebut alfa fitoprotein (AFP). Selain itu, ultrasonografi atau USG dilakukan untuk mengetahui kelainan pada organ hati.

Konfirmasi Diagnosis Kanker Hati

Ada beberapa tes yang dapat digunakan untuk mengonfirmasi diagnosis kanker hati, yaitu :

  • MRI scan
  • CT scan
  • Biopsi
  • Laparoskopi

Anda tidak perlu menggunakan semua jenis tes untuk memastikan diagnosis tersebut.

Tahap Perkembangan Kanker Hati

Sistem peringkat Barcelona Clinic Liver Cancer (BCLC) membagi lima tahap perkembangan kanker hati sebagai berikut :

Stadium o : Pasien masih dalam kondisi sehat serta hatinya berfungsi dengan baik, namun terdapat tumor berdiameter kurang dari 2 cm.

Stadium A : Pasien dalam kondisi sehat dan hatinya masih berfungsi normal. Tapi telah tumbuh sebuah tumor berdiameter kurang dari 5 cm, atau terdapat tiga tumor atau lebih dengan diameter kurang dari 3 cm.

Stadium B : Terdapat beberapa tumor dalam hati, namun belum berpengaruh pada fungsi hatinya.

Stadium C : Kanker telah mulai menyebar ke dalam pembuluh darah, ke dalam nodus getah bening sekitarnya atau bagian tubuh yang lain. Tubuh sang pengidap tidak begitu sehat dan fungsi hatinya tidak bekerja dengan begitu baik.

Stadium D : Si pengidap mulai menunjukan gejala tahap akhir penyakit hati, seperti penumpukan cairan dalam perut. Hati telah kehilangan sebagian besar kemampuan fungsionalnya.

Comments are currently closed.